Impossible is Nothing February 17, 2009
Posted by imamwijayanto in Uncategorized.trackback

Hari minggu tanggal 15 Februari 2009 saya bersama istri dan anak datang ke acaranya launching buku “How I Sold 1000 CD in 30 Days” di FX Jakarta, buku ini tulisan dari Pandji Pragiwaksono. Bagi yang belum tahu, Pandji merupakan penyiar radio Hard Rock FM serta host beberapa acara TV. Dia beberapa waktu yang lalu membuat album hip hop dan membuat buku pengalaman bagaimana strategi marketing agar bukunya laku dipasaran. Agak kaget juga membaca buku tersebut….banyak ilmu marketing yang dapat dipelajari. Penulis benar-benar cinta dunia marketing, begitu banyak literatur yang dibaca.
Tapi saya tidak ingin membahas buku tersebut….justru saya tertarik dengan albumnya. Isinya ada 14 judul lagu dan semuanya adalah nyanyi dengan cara rap. Seumur-umur baru kali ini saya beli album rap hehhehee.
Yang membuat saya tertarik adalah musiknya…ga seperti musik rap, malah cederung ke musik jazz. Pandji dengan sangat berani membuat album rap yang berbeda dengan album rapper lainnya. Ini ternyata disengaja….dia bilang sedikit berbeda lebih baik dibandingkan sedikit lebih baik. Hhhmmmm memang benar, kalo mau sukses….. produk harus berbeda dengan yang sudah ada. Jangankan produk, orang aja kalo mau sukses harus berbeda….cari jalan yang tidak biasa dilakukan oleh orang lain. Ketika orang2 mencari pekerjaan ketika lulus, kalo mau sukses kita justru harus cari pegawai alias menjadi enterpreneur.
Atau ketika ada sungai yang berlimpah ikan didalamnya dan orang-orang berbondong-bondong berusaha memancing ikan, kita harus berani berbeda dengan tidak memancing tetapi justru berjualan alat pancingnya. Kalo memancing masih untung-untungan kalo jualan pancing dijamin pasti laku hehehehhe.
Kembali ke album pandji….ada 2 alasan utama lagi yang membuat saya membeli album tersebut. Lirik dari lagu-lagu Pandji…..sangat provokatif, sangat jujur, dan sebagian sangat dekat dengan pengalaman-pengalaman saya. Pokoknya mendengarkan lagu-lagunya membuat saya terhibur dan tertawa kecil sendiri. Jarang sekali ada lagu-lagu yang membuat kita tersenyum-senyum. Dan alasan selanjutnya adalah dengan membeli album ini kita secara otomatis menyumbang ke yayasan anak kanker indonesia. Wah….gimmick yang bagus sehingga orang ga mau membeli bajakannya. Terobosan yang luar biasa karena sepertinya dia membuat album bukan untuk mencari duit tetapi lebih ke-keinginan untuk membuktikan kalau dia bisa bikin album yang berbeda.
Cuma satu yang saya sayangkan…Pandji tidak memiliki mimpi yang tinggi. Sebenarnya dia bisa mempunyai target bisa menjual album tersebut 100.000 CD bukan sekedar 1.000 CD. Dengan menjual 100 ribu CD, coba bayangkan saja berapa yang bisa dia sumbangkan buat yayasan anak kanker Indonesia. Pasti sudah lebih dari cukup untuk membiayai pengobatan beberapa pasien. Kalau saya dengar lagu-lagunya…potensi untuk membesarkan penjualan sangat terbuka lebar.
Dia bisa menggunakan dunia maya untuk menjual CD-CDnya. Kalau menjual di internet, pasarnya adalah Dunia!!! Dari sekian ratus juta penggemar musik pasti ada yang tertarik dengan lagu-lagunya…apalagi sebagaian lirik menggunakan Bhs Inggris. Jangan-jangan bisa lebih dari itu…mudah-mudahan di album keduanya Pandji mempunyai target penjualan album yang tinggi. Jadi ingat slogan Adidas “Impossible is Nothing”.
Salam sukses
Imam Wijayanto

Comments»
No comments yet — be the first.