jump to navigation

Google Adsense March 15, 2009

Posted by imamwijayanto in Uncategorized.
6 comments

google-adsense-logo-350_0Tadi malam tiba-tiba teman dari SD dan SMA ngebuzz di Facebook Chatt. Dia memberitahu mengenai peluang usaha dari google adsense. Sebenarnya ini bukan cerita baru karena beberapa buku di TB Gramedia membahas masalah ini dan salah satu bukunya malah saya beli. Tetapi mungkin karena belum ada teman yang berbagi pengalaman cara menggunakan google adsense jadi saya malah bingung sendiri. Bahasan tadi malam begitu menarik karena pertanyaan-pertanyaan saya selama ini sebagian besar bisa dijawab oleh dia.

Sebenarnya dia juga masih baru juga memanfaatkan ini tetapi setidaknya dia sudah mencobanya. Banyak cerita-cerita sukses bagi yang mendapatkan uang dari google adsense ini. Salah satu ceritanya adalah temennya teman saya itu telah bisa mendapatkan uang sebesar $5.000/bln. Lumayan juga juga saya pikir, tetapi bagaimana caranya bisa dapat uang sebanyak itu?

Mungkin perlu dijelaskan cara kerja google adsense ini. Google adsense adalah layanan iklan yang dimiliki oleh Google, dimana para pemilik situs dapat memasang iklan tersebut di situs situs mereka dan mendapatkan penghasilan dari jumlah klik dari pembaca situs kita yang mengakses iklan-iklan  mereka. Iklan yang muncul bisa bermacam-macam jenisnya, bisa berupa teks, gambar, bahkan video. Namun yang pasti iklan-iklan tersebut akan selalu relevan atau sesuai dengan isi halaman dimana iklan tersebut dipasang.

Dari cara kerja diatas mungkin anda sudah mendapat gambaran bagaimana mendapatkan penghasilan tambahan dari google adsense. Mudah ya tinggal klik iklan yang ada di situs kita dan uang akan mengalir ke kita. Bagaimana kalau kita sendiri yang menge-klik iklan2 tersebut? atau cuma klik saja dan keluar lagi dari iklan tersebut? Ternyata google sudah mengantisipasi hal-hal tersebut. Mereka tidak akan menghitung jumlah klik dari komputer kita sendiri dan ternyata pengunjung situs kita tidak hanya mengklik situs-situs iklan tetapi harus mengeksplore situs-situs tersebut. Baru mereka akan menghitung jumlah Dollar yang kita dapatkan.

Beberapa kisah sukses yang bisa mendapatkan ribuan dollar dari google adsense ternyata melakukannya dengan niat sekali. Mereka pake modal sendiri, caranya adalah dengan menyuruh beberapa orang untuk mengakses situs-situs tersebut dari beberapa warnet. Modalnya tentu saja tidak sedikit, tapi ini memang tipikal beberapa orang Indonesia ya? hehehehe. Mereka selalu saja mencari celah untuk mendapatkan kekayaan sendiri. Tetapi google ternyata juga akan curiga terhadap orang-orang seperti ini, karena mereka pasti sudah mempelajari pola-pola “kejahatan” ini. Pada akhirnya situs-situs mereka di stop oleh pihak google karena mencurigakan.

Kalau kisah sukses seperti itu tentu saja  tidak patut untuk dicontoh, itu tidak alami mendapatkan uangnya. Seharusnya konsentrasi kita adalah bagaimana menghasilkan situs yang berguna bagi banyak orang dan karena banyaknya pengunjung situs otomatis akan menge-klik iklan-iklan yang sesuai dengan yang mereka butuhkan. Dengan cara ini pasti semua yang kita dapatkan akan berjalan secara alami dan tidak dibuat-buat. Uang yang kita dapatkanpun merupakan efek dari produk bagus yang kita hasilkan.

Bagaimana cerita anda mengenai google adsense? apakah ada yang sukses dengan cara alami?

Salam sukses

Imam Wijayanto

Motivasi mempunyai usaha haruslah bukan karena uang March 2, 2009

Posted by imamwijayanto in Tips bisnis.
4 comments

not-moneyMungkin banyak yang tidak setuju dengan judul yang ada diatas…. Banyak dari teman-teman saya ketika saya bilang kalau mau usaha jangan tertarik dengan keuntungannya (uang) lantas mereka selalu bilang kalau bukan uang lalu apa? Menjawab hal tersebut memang susah-susah gampang. Saya selalu memberikan contoh-contoh nyata beberapa perusahaan yang berdiri bukan karena mengincar keuntungannya ketika mengawali usahanya.

Beberapa buku yang saya baca tentang pengusaha antara lain adalah buku dengan judul “10 pengusaha yang sukses membangun bisnis dari 0”. Didalam buku tersebut terdapat 10 pengusaha yang memulai usaha bukan karena warisan orangtuanya tetapi benar-benar dari 0 bahkan ada yang tanpa modal sedikitpun. Dari semua pengusaha tersebut mereka sepakat untuk mewanti-wanti bagi yang ingin memulai bisnis faktor utamanya haruslah bukan karena ingin mengincar keuntungan.

Mereka mengatakan bahwa dengan mengincar uang maka kita akan terjebak oleh iming-iming keuntungan . Contohnya adalah kalau kita mengincar uang maka kita akan tergiur dengan bisnis yang saat ini dipikir memang menguntungkan. Ketika ada pengusaha yang berhasil menjual voucher maka orang-orang akan berbondong-bondong mengikuti bisnis tersebut.

Padahal dengan begitu maka akan banyak sekali orang yang terjun di bisnis tersebut. Akibatnya supply akan membengkak dan para pengusaha akan saling sikut-sikutan dengan bersaing di harga. Kondisi ini akan sangat tidak menguntungkan bagi pengusaha yang baru memulai bisnis karena mereka belum punya pengalaman. Dalam waktu singkat bisnis mereka akan kolaps dan tidak bisa dilanjutkan lagi.

Contoh kedua adalah apabila bisnis yang dibangun belum menguntungkan setelah beberapa lama , mereka yang mengincar keuntungan secara mental akan down dan semangat untuk berjualan akan semakin menurun, akibatnya bisnis tidak bertahan lama. Berbeda sekali kalau memulai bisnis karena passion terhadap bisnis tersebut atau karena hobby, mereka akan enjoy membangun bisnis dan dengan sabar akan berusaha untuk meningkatkan penjualannya.

Atau juga kalau mengincar keuntungan semata maka gaji karyawan akan ditekan sekecil-kecilnya. Kondisi ini malah akan menjadi boomerang bagi bisnis tersebut karena karyawan tidak akan semangat dalam bekerja yang mengakibatkan kinerja menurun dan secara otomatis keuangan perusahaan juga akan bermasalah.

Ternyata tidak hanya 10 pengusaha diatas saja yang mengatakan hal tersebut. Pada saat Milad 3 TDA di BPPT pada tanggal 28 feb – 1 Maret 2009 ada 2 pengusaha besar yang mengatakan hal yang serupa yang pertama adalah Salim kartono CEO DRTV, dia mengatakan melalui video yang diputar bahwa untuk menjadi pengusaha bukan untuk mencari uang tetapi memenangkan hati konsumen. Dan yang kedua adalah Ustad Lihan pengusaha dengan 13 Perusahaan, dia menomor duakan uang dalam memulai usaha. Yang pertama dilihat adalah membantu banyak orang dengan menyerap sebanyak-banyaknya tenaga kerja.

Kalau dilihat disini terdapat pola yang sama bagi para pengusaha yang sudah berhasil. Mereka selalu menomorduakan uang ketika memulai usaha.

Ada satu lagi pengusaaha yang saya kagumi yaitu Jakob Oetama.Dia adalah pendiri Kompas Gramedia Group (KKG). Saya sangat mengenal sosok beliau karena saya pernah bekerja di group tersebut selama 7 tahun. Bagaimana visinya terhadap karyawan di KKG dan juga terhadap para pembacanya luar biasa. Bagaimana nilai-nilai yang dianutnya dalam menjalankan perusahaan dan juga bagaimana keinginannya untuk selalu menyenangkan para karyawannya patut diteladani.

Menurut survey sebuah majalah bisnis di Indonesia KKG merupakan salah satu perusahaan dengan jumlah turn over karyawannya yang terkecil. Tidak mengagetkan menurut saya karena hampir semua karyawan di sana sangat menyukai gaya kepemimpinannya yang ngemong layaknya orang tua kepada anaknya. Bukan saja ngemong tetapi juga sangat bermurah hati dalam memberikan bonus-bonus ataupun kebaikan lainnya terhadap karyawannya.

Selain itu yang membuat saya kagum terhadap beliau adalah nilai yang mengharuskan KKG mempunyai usaha yang bukan sekedar hanya menguntungkan tetapi haruslah memberikan pencerahan bagi konsumennya. Jadi sesuatu yang mustahil apabila KKG menerbitkan Koran atau majalah yang esek-esek ataupun yang bombastis memprovokasi para pembacanya. Walaupun itu akan laku dipasaran. Dengan sifatnya yang melayani konsumen dan karyawannya beliau menjelma menjadi pengusaha yang sukses.

Lantas siapa lagi? Mungkin teman-teman mempunyai kisah sendiri tentang pengusaha yang motivasinya bukan karena uang…

Bagaimana dengan pengalaman saya sendiri? Yupp….semua usaha yang saya jalani berawal dari suatu kebutuhan saya pribadi yang tidak dapat dipenuhi ataupun karena kesukaan saya karena sesuatu hal. Usaha pertama saya adalah berjualan cup corn daily fresh (jagung manis yg dijual di cup kecil)..itu saya lakukan sekitar tahun 2004. Mengapa saya memilih berjualan ini? Jawabannya sangat sederhana karena saya hobi sekali makan makanan ini.

Saya pikir daripada terus membeli lebih baik saya yang jualan…karena rasanya sangat enak saya yakin banyak orang yang menyukainya. Saya buka usaha ini di Ekalokasari Plasa Bogor…walaupun tempat tinggal saya di Jakarta usaha saya ada di bogor saya tidak peduli . Waktu itu jarak bukan menjadi masalah besar bagi saya walaupun saya harus bolak balik Jakarta – Bogor naik sepeda motor tiap akhir pekan karena saya masih bekerja tapi saya menjalaninya dengan semangat yang tinggi.

Lantas usaha saya yang kedua adalah membuka cabang Bakso Kota Cak Man di Plasa Semanggi. Itupun alasannya bukan karena ingin mencari uang tetapi karena saya pernah tinggal di Malang maka kesukaan saya ketika masih disana adalah makan Bakso Malang. Maka ketika saya sudah lulus dan bekerja di Jakarta tidak ada bakso malang yang enak menurut lidah saya disini. Kemudian saya pikir kenapa tidak berjualan Bakso Malang yang asli dari malang saja…..pasti banyak orang yang menginginkan Bakso Malang yang enak seperti saya di Jakarta.

Maka sayapun akhirnya membuka cabang Bakso Kota Cak Man di Plasa Semanggi. Walaupun di awal-awal buka tidak begitu ramai tetap saja saya semangat karena setidaknya ada yang membeli setiap harinya apalagi ketika pembeli memberikan pujian terhadap rasa Baksonya wah….rasanya seperti lunas kecapekan dalam mengurusi usaha ini. Dan benar saja sekarang pembeli Bakso Cak Man di Plasa Semanggi alhamdulillah sudah banyak. Apalagi kalau hari jumat, antriannya panjang ketika membeli Bakso kami…..

Sekali lagi teman-teman semua ……apabila anda berkeinginan mempunyai usaha karena tertarik dengan keuntungannya (uang) sebaiknya anda berfikir kembali dan mencari motivasi yang lainnya.

Salam sukses

Imam Wijayanto